Nilam-Sepuluh

Beruntunglah kamu, Banu, kuliah sampe sarjana di jurusan yang bener-bener diinginkan, lha aku diarahin bahkan setengah dipaksa sama almarhum ayah buat ngambil kejuruan matematika, bener-bener jauhlah dari latar belakangku yang jurusan Bahasa pas kelas 3. “Nama lengkap Banu itu Esa Banu Waskito, nak” ujar Pak Andi. Aku tersenyum sumringah, seraya mengangguk semangat, “kami berdua itu […]

SelanjutnyaMore Tag

Nilam-Tiga

Begitulah kira-kira perasaan cintaku padamu Sang pemilik kiblat di langit yang merah ranum seperti anggur, rinduku berbuah lara… Nilam hari ini letih, bukan karena kehujanan 3 malam berturut-turut tapi karena bertemu sosok mistis yang tipis-tipis , membuatnya bingung linglung lalu terseok di atas tumpukan sofa merah bekas, dekat pembakaran sampah. Tempatnya di dalam deretan gang […]

SelanjutnyaMore Tag

[1] 40 hari Bunda Nilam

Namanya Nilam, berjuta kuman menempel dari yang sungkan sampai begitu liar, menggerogoti borok di kaki.    Antiseptik dari mata Nilam sudah habis.,sejak semalam, dipakai menangis di depan gundukan tanah makam; sepotong saja, yang dicicil dari preman kuburan. Ibunya meninggal karena keracunan, begitu penjelasan paman Keracunan janji-janji wakil rakyat.               […]

SelanjutnyaMore Tag
Scroll to top